Toyota

About Toyota

Toyota Indonesia merupakan salah satu produsen ternama mobil baru asal Jepang dengan 24 model pilihan dengan berbagai spesifikasi. Sebagai market leader otomotif di Tanah Air Indonesia, Toyota memiliki line-up 9 model MPV (Toyota Avanza, Veloz, Calya, Venturer, Voxy, Kijang Innova, Sienta, Alphard, Vellfire), 2 Hatchback (Toyota Yaris dan Agya), 3 Sedan (Toyota Camry, Camry Hybrid, Vios, Corolla Altis), 2 Pickup (Toyota Hilux S Cab, Hilux D Cab), 2 Sport (Toyota FT 86, Toyota Supra), 5 SUV (Toyota CHR, CHR Hybrid, Rush, Fortuner, Land Cruiser). Mobil Toyota termurah adalah Toyota Agya seharga Rp143,8 juta untuk tipe terendah

6-15

History

Toyota adalah salah satu produsen mobil terbesar di dunia. Perusahaan yang bermarkas di Tokyo, Jepang ini didirikan pada 28 Agustus 1937, tepat hari ini 82 tahun lalu. Pendirinya adalah Kiichiro Toyoda, anak tertua dari Sakichi Toyoda, pencetus industri Toyota yang semula membuat mesin jahit pada awal 1900-an. Bagi orang Jepang, barangkali nama Sakichi Toyoda layak disejajarkan dengan Thomas Alva Edison. Dia tak hanya mampu mencerahkan industri Jepang, namun juga mempermudah kerja buruh-buruh tenun dengan mesin otomatis yang menambah kapasitas serta efisiensi produksi tekstil kala itu. Etos kerja terampil dan tak mudah menyerah secara langsung ditularkan kepada Kiichiro Toyoda, yang sejak kecil sudah terbiasa melihat ayahnya bekerja di pabrik. Usai lulus dari universitas, ia pun bergabung dengan perusahaan milik keluarga, Toyoda Automatic Loom Works Ltd. yang kemudian menjadi Toyota Industries Corporation. Sebelum Sakichi Toyoda wafat, sang ayah sudah berpesan kepada anaknya untuk melanjutkan bisnis tersebut. Walau begitu, Kiichiro Toyoda rupanya lebih menyukai industri otomotif, yang ketika itu dianggap sebagai keputusan penuh risiko. Sebab belum banyak perusahaan Jepang yang terjun dalam bidang tersebut. Kenneth E. Hendrikson dalam The Encyclopedia of The Industrial Revolution (2015: 965-966) menceritakan masa-masa awal berdirinya produsen mobil Toyota. Rencana Kiichiro Toyoda yang bakal memproduksi kendaraan di dalam negeri ternyata langsung mendapat dukungan dari pemerintah Jepang. Maka pada 1929, ia pergi ke Eropa dan Amerika Serikat untuk mempelajari serta mengambil inspirasi untuk mengembangkan industri otomotif. Berkali-kali ia keluar masuk pabrik di Detroit dan mempelajari tiap sudut mobil-mobil Chevrolet maupun Ford, sebelum membuat sendiri mobil yang telah lama ia idam-idamkan. Sepulangnya dari mancanegara, sebuah mobil bernama Model A1 akhirnya tercipta pada 1935. Menariknya, mobil ini bisa bertukar komponen dengan sedan-sedan Amerika, yang pada saat itu memang mendominasi ruas-ruas jalanan Jepang. Tak lama berselang, Kiichiro Toyoda pun mulai mendirikan Toyota Motor Company, sebagai anak perusahaan Toyoda Automatic Loom Works. Nama ‘Toyota’ sengaja dipilih karena dianggap punya keberuntungan lebih baik dan lebih mudah ditulis dalam huruf Jepang.